THE KING SALOMON SAY

Arahkanlah perhatianmu kepada didikan, dan telingamu kepada kata-kata pengetahuan.
( Amsal 23:12)

Sabtu, 22 Oktober 2011

TEKSTUR TANAH

OVERVIEW
Tanah merupakan suatu sistem mekanik yang kompleks terdiri dari tiga faseyakni bahan-bahan padat, cair dan gas. Fase padat hampir menempati 50 % volumetanah sebagian besar terdiri dari bahan mineral dan sebagian lainnya adalah bahanorganik. Sisa volume selebihnya merupakan ruang pori yang ditempati sebagian olehfase cair dan fase gas yang perbandingannya dapat bervariasi menurut musim dan pengelolaan tanah.Tanah mendukung berbagai bentuk kehidupan, khususnya pertumbuhantanaman sebagai contoh utama. Tanah berfungsi sebagai tempat tumbuhnya tanamanyang menangkap sinar matahari. Dengan fungsi tersebut tanah berperan dalam siklusglobal karbon. Dismaping itu kebanyakan unsur-unsur dalam usaha memeliharakehidupan berada pada siklus yang lebih berat ke tanah dalam hubungan ini tanahmenyediakan lingkungan yang cocok untuk terlaksananya pelapukan bahan-bahanmati dengan cukup cepat melalui aktivitas mikroorganisme terhadap senyawa-senyawa dasar untuk dapat segera menyusul memasuki kembali siklus, terutamamelalui vegetasi.Sifat fisik tanah mempunyai banyak kemungkinan untuk dapat digunakansesuai dengan kemampuan yang dibebankan kepadanya. Kemampuan untuk menjadilebih keras dan menyangga kapasitas drainase, menyimpan air, plastisitas, mudah  
untuk ditembus akar, aerase dan kemampuan untuk menahan retensi unsur-unsur haratanaman. Semuanya erat hubungannya dengan kondisi fisik tanah. Salah satu sifatfisik tanah yang terpenting adalah tekstur tanah.Tekstur tanah menunjukkan kasar atau halusnya suatu tanah. Teristimewatekstur merupakan perbandingan relatif pasir, debu dan liat atau kelompok partikeldengan ukuran lebih kecil dari kerikil. Tekstur tanah sering berhubungan dengan permeabilitas, daya tahan memegang air, aerase dan kapasitas tukar kation sertakesuburan tanah. Walaupun faktor-faktor lainnya dapat mengubah hubungan tersebut.Dalam klasifikasi tanah (taksonomi tanah) tingkat famili, kasar halusnya tanahditunjukkan dalam sebaran besar butir (particle size distribution) yang merupakan penyederhanaan dari kelas tekstur tanah dengan memperhatikan pula fraksi tanahyang lebih besar / kasar.


PRAKTIKUM TEKSTUR TANAH 

PLACE : SOIL PHYSICAL LABORATORY UNHAS
PROSEDUR KERJA
1. Timbang 20 gram tanah kering udara, butir - butir tanah ini berukuran kurang dari 2 mm
 

2. Masukkan ke dalam erlenmeyer atau botol tekstur dan tambahkan 10 ml calgon 0,05 % dan air secukupnya


3. Tutup dengan plastik, kocok dengan mesin pengocok selama 1-2 jam
4. Tuangkan secara kualitatif semua isinya kedalam silinder sedimentasi 500 ml yang diatasnya dipasangi saringan dengan diameter lubang sebesar 0,05 mm dan bersihkan botol tekstur dengan bantuan botol semprot.
5. Semprot dengan spayer sambil diaduk - aduk semua suspensi yang masih tinggal pada saringan sehingga semua partikel debu dan liat telah turun (air saringan telah jernih)
6. Pasir yang tertinggal dipindahkan kedalam cawan dengan pertolongan botol semprot kemudian masukkan dalam oven bersuhu 105 derajat Celcius selama 2 x 24 jam, selanjutnnya masukkan dalam desikator dan timbang hingga berat pasir diketahui (catat sebagai C gram)
7. Cukupkan larutan suspensi dalam siliender sedimentasi dengan air destilasi hingga 500ml.
8. Angkat selinder sedimentasi, sumbat baik - baik dengan karet lalu kocok dengan membolak - balik tegak lurus 180 derajat sebanyak 20 kali, atau dapat juga dilakukan dengan memasukkan pengocok kedalam silinder sedimentasi lalu aduk naik turun selama 1 menit.
9. Dengan cepat tuangkan kira-kira 3 tetes alcohol kepermukaan suspensi untuk menghilangkan gangguan buih yang mungkin timbul.
10. Setelah 15 detik, masukkan hydrometer kedalam suspensi dengan hati-hati agar suspensi tidak banyak terganggu.
11. Setelah 40 detik, baca dan catat pembacaan hydrometer pertama (H1) dan suhu suspensi (t1)






12. Dengan hati-hati keluarkan hydrometer dari suspensi.
13. Setelah menjelang 8 jam, masukkan hydrometer dan catat pembacaan hydrometer kedua (H2) dan suhu suspensi (t2).
14. Hitung berat debu dan liat dengan menggunakan persamaan
15. Hitung persentase pasir, debu, dan liat dengan persamaan
16. Masukkan nilai yang didapat kedalam segitiga tekstur.




Comments
2 Comments

2 komentar:

Anonim mengatakan...

pRapty_mOetzz

gang tangankuuhjii eank ad,,,huuufftttttt

n knapa bukan colap yg d posting...

Anonim mengatakan...

preetttttttttttttt................ hhahhahah

 
Copyright (c) 2010 ADHY AND AGROTECHNOLOGY. Design by WPThemes Expert
Themes By Buy My Themes And Cheap Conveyancing.